Friday, July 28, 2006,8:48 PM
gak etis si kalo keseksian terlalu diumbar...


Rumor soal model-model Indonesia yang bisa dipakai alias diajak bercinta benar adanya. Supermodel Indonesia berinisial K, terang-terangan mengaku bisa dipakai dengan tarif Rp 15 juta!

Pengakuan K tersebut tertuang dalam buku 'In Bed With Models' karangan Moamar Emka. Di buku itu ditulis K adalah model cantik yang beberapa waktu lalu diburu wartawan dan infotainment karena pose nyaris bugilnya di sebuah majalah franchise pria pada Agustus 2005.

Siapa K? Emka tentu tak mau mengungkapkannya. Keterangan lebih lanjut soal K hanyalah tanggal lahirnya yaitu pada 30 Maret 1980.

"Gue pake nick name. Kalau gue sebut nama, ntar gue urusannya pengadilan lagi," seloroh penulis yang bukunya Jakarta Undercover diangkat ke layar lebar itu.

Lantas, mengapa K yang sudah sukses sebagai supermodel dan pemain sinetron mau diajak kencan seks? Menurut seorang agensi model bernama Rere, yang kerap mensuplai model-model bispak alias bisa dipakai, sebagian besar model-model tersebut memang butuh uang.

"Uang yang didapat dari kencan seks jauh lebih besar dan tidak perlu kerja berhari-hari," jelas Rere dalam obrolannya dengan Emka.

Dalam menulis bukunya, selain supermodel K, Emka juga melakukan obrolan secara mendalam dengan 10 model yang memang bisa dipakai. Penulis kelahiran Tuban, Jawa Timur itu, menolak jika dikatakan cerita dalam bukunya hanyalah karangan ia semata.

"Gue butuh waktu lama untuk ngeluarin ini karena gue nggak mau dituduh ini khayalan," tukas Emka di Venue Kemang, Jakarta, Jumat (28/7/2006).

Draft ''In Bed With Models' sudah dibuat Emka sejak sebelum ia membuat 'Jakarta Undercover'. Untuk mengumpulkan informasi, penulis berambut gondrong itu membutuhkan waktu 4,5 tahun.

Emka menegaskan meski bukunya bercerita tentang model-model yang bisa dipakai, ia tidak mau lantas orang menggeneralisasi kalau semua model memang seperti itu. "Buku ini hanya potret sebelah kehidupan model, bukan gambaran umum," katanya.(eny)


umm, gak tau ya, gw speechless si... walo i'm not a 'clean' girl, but i'm not a sinner too.. gw juga sebel ama masalah yg kayk gini yg TERLALU diumbar-umbar... gak etis!!
 
posted by SmurF...
Permalink ¤ 0 comments
,8:10 PM
ummm, pacar saya...
ternyata, masalah serius pacar saya -peminum- membuat saya stres bukan main, bagaimana si bocah ini bisa gak minum lagi... tapi, ternyata ada artikel yg bikin dia berpikir seribu-ribu kali mengenai kebiasaan yg suka mabok + ngerokok ini...

Meskipun tak semua perokok itu peminum, dan tak semua peminum itu perokok, namun dua kebiasaan tersebut sering dilakukan secara bersamaan.

------------------------------------------------------------
Menurut hasil penelitian yang diterbitkan "Alcoholism: Clinical and Experimental Research" menyebutkan merokok itu bisa mengurangi efek alkohol dan juga mendorong orang untuk minum lebih banyak lagi, sampai mereka mendapatkan efek alkohol (mabuk).

Para ilmuwan menggunakan tikus dalam percobaan ini dan mengkombinasikan alkohol dan nikotin menemukan bahwa nikotin ternyata bisa mengurangi tingkat konsentrasi alkohol dalam darah para perokok.

"Karena efek alkohol terhambat nikotin membuat keinginan untuk minum semakin memuncak, dan menemukan efek kenikmatan yang mereka dapat dari alkohol, terutama pada peminum berat atau dikalangan para pelajar yang sengaja minum-minum demi kesenangan saja," jelas ketua penelitian, Wei-Jung Chen, dari Texas A and M University Health Science Center, College Station, seperti yang dilansir Reuters, Rabu (26/07).

Dengan kata lain, rokok bisa meningkatkan konsumsi alkohol dan membuat orang makin mabuk.

Sementara menurut Susan Maier, administrasi kesehatan dari US National Institutes of Health, mengatakan sesuai kondisi tubuh kita, orang cenderung ingin mendapatkan 'efek' berlebih yang mereka dapat dari alkohol, sementara nikotin justru menghambat efek tersebut. Hal inilah yang membuat konsumsi alkohol semakin meningkat dan membuat racun dari metabolisme tubuh melekat dalam tubuh, misalnya senyawa acetaldehyde.

"Kebiasaan tersebut sangat berbahaya bagi peminum, apalagi untuk tipe peminum yang selalu merokok saat mereka mengkonsumsi alkohol. Jika dilakukan dalam jangka lama bisa memicu penyakit kronis dan memperlambat proses penyembuhan," tambah Maier. (reuters/rit)
 
posted by SmurF...
Permalink ¤ 0 comments
body {margin-top: 32px !important} */

Friday, July 28, 2006

gak etis si kalo keseksian terlalu diumbar...



Rumor soal model-model Indonesia yang bisa dipakai alias diajak bercinta benar adanya. Supermodel Indonesia berinisial K, terang-terangan mengaku bisa dipakai dengan tarif Rp 15 juta!

Pengakuan K tersebut tertuang dalam buku 'In Bed With Models' karangan Moamar Emka. Di buku itu ditulis K adalah model cantik yang beberapa waktu lalu diburu wartawan dan infotainment karena pose nyaris bugilnya di sebuah majalah franchise pria pada Agustus 2005.

Siapa K? Emka tentu tak mau mengungkapkannya. Keterangan lebih lanjut soal K hanyalah tanggal lahirnya yaitu pada 30 Maret 1980.

"Gue pake nick name. Kalau gue sebut nama, ntar gue urusannya pengadilan lagi," seloroh penulis yang bukunya Jakarta Undercover diangkat ke layar lebar itu.

Lantas, mengapa K yang sudah sukses sebagai supermodel dan pemain sinetron mau diajak kencan seks? Menurut seorang agensi model bernama Rere, yang kerap mensuplai model-model bispak alias bisa dipakai, sebagian besar model-model tersebut memang butuh uang.

"Uang yang didapat dari kencan seks jauh lebih besar dan tidak perlu kerja berhari-hari," jelas Rere dalam obrolannya dengan Emka.

Dalam menulis bukunya, selain supermodel K, Emka juga melakukan obrolan secara mendalam dengan 10 model yang memang bisa dipakai. Penulis kelahiran Tuban, Jawa Timur itu, menolak jika dikatakan cerita dalam bukunya hanyalah karangan ia semata.

"Gue butuh waktu lama untuk ngeluarin ini karena gue nggak mau dituduh ini khayalan," tukas Emka di Venue Kemang, Jakarta, Jumat (28/7/2006).

Draft ''In Bed With Models' sudah dibuat Emka sejak sebelum ia membuat 'Jakarta Undercover'. Untuk mengumpulkan informasi, penulis berambut gondrong itu membutuhkan waktu 4,5 tahun.

Emka menegaskan meski bukunya bercerita tentang model-model yang bisa dipakai, ia tidak mau lantas orang menggeneralisasi kalau semua model memang seperti itu. "Buku ini hanya potret sebelah kehidupan model, bukan gambaran umum," katanya.(eny)


umm, gak tau ya, gw speechless si... walo i'm not a 'clean' girl, but i'm not a sinner too.. gw juga sebel ama masalah yg kayk gini yg TERLALU diumbar-umbar... gak etis!!

ummm, pacar saya...

ternyata, masalah serius pacar saya -peminum- membuat saya stres bukan main, bagaimana si bocah ini bisa gak minum lagi... tapi, ternyata ada artikel yg bikin dia berpikir seribu-ribu kali mengenai kebiasaan yg suka mabok + ngerokok ini...

Meskipun tak semua perokok itu peminum, dan tak semua peminum itu perokok, namun dua kebiasaan tersebut sering dilakukan secara bersamaan.

------------------------------------------------------------
Menurut hasil penelitian yang diterbitkan "Alcoholism: Clinical and Experimental Research" menyebutkan merokok itu bisa mengurangi efek alkohol dan juga mendorong orang untuk minum lebih banyak lagi, sampai mereka mendapatkan efek alkohol (mabuk).

Para ilmuwan menggunakan tikus dalam percobaan ini dan mengkombinasikan alkohol dan nikotin menemukan bahwa nikotin ternyata bisa mengurangi tingkat konsentrasi alkohol dalam darah para perokok.

"Karena efek alkohol terhambat nikotin membuat keinginan untuk minum semakin memuncak, dan menemukan efek kenikmatan yang mereka dapat dari alkohol, terutama pada peminum berat atau dikalangan para pelajar yang sengaja minum-minum demi kesenangan saja," jelas ketua penelitian, Wei-Jung Chen, dari Texas A and M University Health Science Center, College Station, seperti yang dilansir Reuters, Rabu (26/07).

Dengan kata lain, rokok bisa meningkatkan konsumsi alkohol dan membuat orang makin mabuk.

Sementara menurut Susan Maier, administrasi kesehatan dari US National Institutes of Health, mengatakan sesuai kondisi tubuh kita, orang cenderung ingin mendapatkan 'efek' berlebih yang mereka dapat dari alkohol, sementara nikotin justru menghambat efek tersebut. Hal inilah yang membuat konsumsi alkohol semakin meningkat dan membuat racun dari metabolisme tubuh melekat dalam tubuh, misalnya senyawa acetaldehyde.

"Kebiasaan tersebut sangat berbahaya bagi peminum, apalagi untuk tipe peminum yang selalu merokok saat mereka mengkonsumsi alkohol. Jika dilakukan dalam jangka lama bisa memicu penyakit kronis dan memperlambat proses penyembuhan," tambah Maier. (reuters/rit)

About me

  • I'm SmurF...
  • From bandung, west java, Indonesia
  • i was born in happy family, n ihave a bro, WAWAN, who keep surviving eith his S1 for 6 years.. (go, bro!), a sista, SANDRA, who had travelling all over Andalas n Java island as her life... my MIKO, great mom who has gimme support, and a PIKO, daddy who always there when i'm down..(kekekke, when i run out of money, d exact!) beside dat, i got a big bro, ODHIE, who always cheer me up n write my initial right, Me_! finally, i got aloota friends here... miz u MUCH!!
My profile